Teh Celup vs Air Dingin, Aksi atau Reaksi?



Kita bisa belajar dari sebuah teh celup. Tadi siang “terjadi not responding” antara otak dan tangan gw yang mengakibatkan salah ambir air, mau nyeduh teh malah mencet air dingin. Apa yang bakal terjadi? Ya airnya gak berubah jadi apa-apa kan. Airnya tetap aja bening. “Sesuatu akan menghasilkan reaksi jika ada aksi.”
Karena si air dingin kurang aksinya sehingga tehnya jadi gak bereaksi deh.

Jadi sebetulnya aksi dan reaksi itu saling berhubungan kan. Setiap aksi (+) menimbulkan reaksi (+). Karena jika awalnya aja kita udah beraksi tidak baik, maka yang kita dapat juga pasti reaksi yang tidak baik. Coba aja kita kentutin orang lain, gak mungkin kan orang itu bereaksi baik atau malah berterima kasih sama kita? hahaha. Yang ada pasti orang yang dikentutin itu kesel. Reaksi yang ditimbulkan dari berbagai aksi bisa bermacam-macam. Ada yang saling tarik menarik, dorong mendorong, atau tolak menolak.
Semua ada di tangan kita. Lakukan sesuatu dengan baik dan benar maka hasilnya insyaAllah akan baik juga. Sebaliknya jika kita melakukan sesuatu yang buruk, maka tunggu aja, nanti reaksi buruk juga akan menanti.

Sekian ngawur-ngawurnya malam ini. Oiya, kuliah juga perlu ada aksi reaksi nih. Sebagai mahasiswa harus beraksi yang lurus-lurus aja biar lulusnya tepat waktu. Kalau kuliahnya belok-belok, ntar ijazah cuma bisa dadah-dadah dari jauh. Mau gitu didadahin sama ijazah?! OGAH LAH YAU.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: